Feeds:
Tulisan
Komentar

Jauh Kau Tinggal Kenangan

kejujuran itu seperti es krim, kalo tidak dilahap bakalan cepat meleleh hilang ditelan hawa panas …

Artis (Band): Caramel / Pay

Pernah ada rasa cinta antara kita
kini tinggal kenangan
Ingin kulupakan semua tentang dirimu
namun bayangmu
selalu ada dalam setiap langkahku

Jauh kau pergi meninggalkan diriku
Disini aku merindukan dirimu
Kini ku coba mencari penggantimu
namun tak lagi yang seperti dirimu, oh kekasih

Pernah ada rasa cinta antara kita
kini tinggal kenangan
Ingin kulupakan semua tentang dirimu
namun bayangmu
selalu ada dalam setiap langkahku

~{}~

[Reff:]
Jauh kau pergi meninggalkan diriku
Disini aku merindukan dirimu
Kini ku coba mencari penggantimu
namun tak lagi yang seperti dirimu, oh kekasih

Nomor : KP.01.02/03-Sesma/IX/2008 www.bakosurtanal.go.id
Untuk memenuhi kebutuhan formasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 2008, Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (BAKOSURTANAL) membutuhkan 12 (dua belas) orang lulusan S1 untuk dipekerjakan sebagai PNS BAKOSURTANAL, dengan persyaratan sebagai berikut :

I. PERSYARATAN UMUM

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Lahir pada tanggal 1 Desember 1980 atau setelahnya.
  3. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Kepolisian setempat.
  4. Surat keterangan sehat jasmani yang dibuat oleh Dokter setempat.
  5. Surat pernyataan bermaterai Rp. 6000,- bahwa:
  • Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil / Anggota Tentara Nasional / Anggota Kepolisian Negara, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
  • Tidak berkedudukan sebagai Calon / Pegawai Negeri Sipil.

Kualifikasi pendidikan sebagai berikut

  • S1 Geodesi / Geomatika : 6 orang
  • S1 Geografi : 4 orang
  • S1 Teknik Informatika / Ilmu Komputer : 1 orang
  • S1 Hukum (diutamakan Hukum Tata Negara) : 1 orang

II. PERSYARATAN ADMINISTRASI
Bagi pelamar yang memenuhi syarat tersebut di atas dapat mengajukan Surat Lamaran dengan melampirkan dokumen sebagai berikut:

  1. Daftar Riwayat Hidup (bermaterai Rp. 6000,-);
  2. Foto kopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
  3. Foto kopi ijazah dan transkrip nilai. Surat Keterangan Kelulusan Sementara tidak dapat diterima;
  4. Foto kopi halaman judul dan abstrak skripsi;
  5. Pas foto berwarna terbaru ukuran 4 x 6 sebanyak 3 (tiga) lembar;
  6. Foto kopi akte kelahiran atau surat kenal lahir.

III. KETENTUAN

  1. Surat lamaran yang ditandatangani di atas materai Rp. 6.000,-, ditujukan kepada Kepala BAKOSURTANAL, c.q. Kepala Biro Keuangan, Kepegawaian dan Hukum (KKH), PO. BOX 46-CBI Cibinong 16911.
  2. Semua berkas / dokumen yang disyaratkan dimasukkan dalam amplop folio dan dikirim kepada Kepala Biro Keuangan, Kepegawaian dan Hukum (KKH) BAKOSURTANAL melalui Pos tercatat, dengan alamat PO. BOX 46-CBI Cibinong 16911, selambat-lambatnya tanggal 24 September 2008 cap pos;
  3. Pada sudut kiri atas depan amplop lamaran tuliskan kualifikasi pendidikan;
  4. BAKOSURTANAL tidak melayani lamaran yang diserahkan secara langsung selain melalui PO.BOX yang telah ditentukan.

IV. MATERI/JADWAL UJIAN TERTULIS, DAN LAIN-LAIN

  1. Berdasarkan kemampuan BAKOSURTANAL, untuk setiap satu orang (formasi) PNS hanya akan dipanggil sebanyak-banyaknya 30 pelamar yang paling sesuai dengan kebutuhan BAKOSURTANAL. Pelamar yang lulus seleksi administrasi akan diumumkan dan dipanggil melalui Website BAKOSURTANAL, mulai tanggal 10 Oktober 2008 untuk mengikuti Ujian Tertulis.
  2. Ujian Tertulis meliputi:
    Test Potensi Akademik (TPA), akan diselenggarakan tanggal 18 Oktober 2008.
    Test Kompetensi Dasar (TKD), terdiri dari Test Pengetahuan Umum [TPU] (Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, Hankam, dan Hukum), Test Bakat Skolastik [TBS], Test Skala Kematangan [TSK] dan Test Kompetensi Bidang [TKB] sesuai disiplin ilmu yang dimiliki, akan diselenggarakan pada tanggal 19 Oktober 2008.
  3. Pelamar yang berhasil lulus Ujian Tertulis akan mengikuti tes lanjutan berupa Psikotes dan/atau Wawancara, pada waktu yang akan ditentukan kemudian.
  4. Keputusan untuk memanggil pelamar dan penentuan seleksi merupakan kewenangan Panitia Pengadaan PNS BAKOSURTANAL, dan tidak dapat diganggu gugat.

Cibinong, 12 September 2008
Sekretaris Utama Selaku Ketua Panitia Pengadaan PNS BAKOSURTANAL

ttd
Sukendra Martha
NIP. 370000139

Lailatul Qodar

Lailatul Qodar

Secara terminologi Lailatul Qodar diartikan sebagai “Malam kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan (83,3 Tahun)”. Sebagai mana Allah swt firmankan dalam surat al-Qodar. Secara etimologi: Lailatul Qodar terdiri dari dua suku kata “Lailah” dan “al-Qodar”.Lailah” berarti malam. Sedangkan kata “al-Qodar” mempunyai beberapa arti :

1. Al-Qodaru yang berarti Atta’dzim(التعظيم) : kemuliaan, atau keagungan makna ini sesuai dengan firman Allah :

وما قدروا الله حق قدره (الأنعام 91)

“Dan mereka tidak menghormati Allah dengan penghormatan yang semestinya.”

Dikatakan sebagai malam yang dimuliakan karena beberapa hal :

1. Turunnya Al-Qur’an pada malam itu yang diiringi dengan turunnya para Malaikat.

2. Turunnya berkah, rahmah, dan magfirah

3. Atau karena orang yang menghidupkan malam itu dengan ibadah akan menjadi orang yang mulia.

2. Al-Qodaru yang berarti Attadhyiiq (التضييق) : penyempitan, pembatasan. Makna ini sesuai dengan firman Allah :

قدر عليه رزقه (الفجر 16)

” ….Membatasi rizkinya”

Dengan makna ini Lailatul Qodar berarti “Malam yang dibatasi, disembunyikan dari pengetahuan manusia tentang waktu kejadiaanya”.

Atau berarti “Bumi menjadi sempit dengan turunnya para malaikat”.

3. Al-Qodar berarti penentuan taqdir, ketetapan. Sesuai dengan firman Allah swt :

إنا أنزلناه في ليلة مباركة إنا كنا منذرين. فيها يفرق كل أمر حكيم (الدخان 3-4)

“Sesungguhnya kami telah menurunkan al-Qur’an pada malam yang diberkahi, dan sesungguhnya Kamilah yang memberi peringatan. Pada malam itu ditentukan segala urusan yang penuh hikmah”.

Lailatul Qodar dalam perspektif ini berarti “Malam dimana pada waktu itu ditetapkan taqdir manusia dari hidup, mati, rizki, nasib baik, nasib buruk dll untuk satu tahun kedepan”.

B. Kemungkinan terjadinya lailatul Qodar :

Ada beberapa pendapat ulama tentang kemungkinan terjadinya Lailatul Qodar :

1. Lailatul Qodar sudah diangkat dan tidak akan terjadi lagi, pendapat ini dinisbahkan kepada Syi’ah. Pendapat ini dibantah dengan riwayat :

عن عبد الله بن يحنس قلت لأبي هريرة : زعموا أن ليلة القدر رفعت. قال : كذب من قال ذلك.

Dari Abdillah bin yahnas, aku telah berkata kepada Abu Hurairah ” Orang-orang telah menyangka bahwa lailatul Qodar telah diangkat” beliau berkata : Telah berdusta orang yang berkata seperti itu”.

2. Lailatul Qodar terjadi hanya sekali zaman Rasulullah saw. Pendapat inipun terbantahkan dengan riwayat diatas.

3. Lailatul Qodar terjadi pada setiap bulan Ramadhan. ini pendapat sebagian besar para ulama.

C. Waktu terjadinya Lailatul Qodar.

Banyak sekali pendapat para ulama mengenai waktu terjadinya lailatul Qodar. Saya akan menyebutkan beberapa pendapa terjadinya lailatul Qodar pada bulan Ramadhan:

1. Terjadi pada malam hari pertama bulan Ramadhan. seperti disebutkan dari Abi Razin al-’Uqaily as-Shahaby, dan diriwayatkan dari Ibnu Al ‘ashim dari hadist Annas ra beliau berkata : Lailatul Qodar tejadi pada malam pertama bulan Ramdhan.

2. Terjadi pada malam 17 Ramadhan. Diriwayatkan dari Ibnu Abi Syaibah dan Thabrani dari hadist Zaid bin Arqam ra, beliau berkata : “Saya tidak ragu dan tidak mengingkari Bahwa Lailatur Qodar terjadi pada malam ketujuh belas bulan Ramdhan. Malam diturunkannya al-Qur’an”. Atsar ini juga diriwayatkan Abu Dawud dari Ibnu Mas’ud juga.

3. Terjadi pada malam ke 21, Pengikut mazhab syafi’I banyak yang cenderung dengan waktu ini.

4. Terjadi pada malam ke 23, Diriwayatkan Ibnu Abi Syaibah dari Mu’awiyah ra, ia berkata : “Lailatul Qodar terjadi pada malam ke 23 Ramadhan”. Dari Abi Juraiz dari Ubaidillah ibnu Abi Yazid dari Ibnu Abbas ra, ia berkata ” Sesungguhnya ia (Rasulullah) membangunkan keluarganya pada malam ke 23″

5. Terjadi pada malam ke 25, seperti yang disebutkan Ibnu Arabi dalam “al-’Aridzah” dan Ibnu Jauzi dalam “al-Musykil”.

6. Terjadi pada malam ke 27, Diriwayatkan Imam Muslim, dari Abi Hurairah ra, ia berkata “kita saling mengingatkan Lailatul Qodar”, Rasulullah saw bersabda : “Siapakah diantara kalian yang mengingat ketika bulan terbit seperti sepotong mangkuk besar?”. Berkata Abu hasan Al farisi “yaitu malam ke 27 dimana bulan terbit dengan sifat tersebut”.

7. Terjadi pada tanggal ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Dan inilah pendapat jumhur ulama. Sebagaimana beberapa hadist yang di riwayatkan Imam Bukhari dan Muslim, saya ambil salahsatunya :

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا أَبُو سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَز

Untuk lebih jelasnya mengenai berbagai pendapat ulama tentang waktu terjadinya lailatul Qodar, bisa dilihat dalam kitab “Fathul Bari” karangan Ibnu Hajar pada bab. “taharra lailatul Qodar fil witri min al ‘asyri al-awaakhir”

Adapun hikamah disamarkannya waktu lailatul Qodar adalah guna menjadikan manusia lebih bersungguh-sungguh dalam menggapainya.

D. Keutamaan Lailatul Qodar.

Ada beberpa riwayat tentang keutamaan Lailatul Qodar :

1. Anas bin Malik ra menyebutkan ketika mengomentari ayat pertama surat al-Qodar, bahwa yang dimaksud dengan keutamaan (al-Qodar) disitu adalah bahwa amal ibadah seperti shalat, tilawah al-Qur’an, dan dzikir serta amal sosial (seperti shodaqoh dana zakat), yang dilakukan pada malam itu lebih baik dibandingkan amal serupa selama seribu bulan (tentu di luar malam lailatul Qodar sendiri).

2. Dalam riwayat lain Anas bin Malik juga menyampaikan keterangan Rasulullah saw bahwa sesungguhnya Allah swt mengkaruniakan ” Lailatul Qodar” untuk umatku, dan tidak memberikannya kepada umat-umat sebelumnya.

3. Rasulullah saw bersabda sebagimana diriwayatkan Imam bukhari : ” Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan dengan penuh keimanan keikhlasan karena Allah saw maka ia akan diampuni semua dosa-dosanya yang telah lalu. Dan barangsiapa yang shalat (Tarawih, Tahajjud) pada malam Lailatul Qodar maka  ia akan diampuni semua dosa-dosanya yang telah lalu”.

4. Abdullah bin Abbas ra menyampaikan sabda Rasulullah bahwa pada saat terjadinya lailatul Qodar, para malaikat turun kebumi menghampiri hamba-hamba Allah yang sedang qiyam al lail, atau melakukan dzikir, para malaikat mengucapkan salam kepada mereka. Pada malam itu pintu-pintu langit dibuka, dan Allah menerima taubat dari para hambaNya yang bertaubat.

5. Ibnu Abi Syaibah pernah menyampaikan ungkapan al Hasan al Bashri, katanya : ” Saya tidak pernah tahu adanya hari atau malam yang lebih utama dari malam yang lainnya, kecuali ‘ Lailatul Qodar’, karena lailat al Qodar lebih utama dari (amalan) seribu bulan”.

Dari riwayat-riwayat diatas dapat diambil beberpa poin tentang keutamaan Lailatul Qodar :

1. Malam Lailatul Qodar merupakan malam keutamaan yang khusus diberikan kepada Umat Nabi Muhaamd saw saja.

2. Malam diturunkannya al-Qur’an.

3. Malam turunnya para Malaikat yang jumlahnya lebih banyak dari kerikil di bumi, mereka memberi ucapan selamat kepada orang-orang yang menghidupkan malam dengan Ibadah.

4. Diturunkannya berkah, rahmat dan magfirah, dan Allah swt menerima taubat setiap pendosa yang bertaubat.

5. Dibukanya pintu-pintu langit, sehingga komunikasi hamba yang berdo’a dan berdzikir tidak lagi terhalang.

6. Setiap Amal kebajikan yang delakukan pada malam itu bernilai pahala yang lebih banyak dibandingkan dengan waktu lain.

E. Menghidupkan Lailatul Qodar dengan Ibadah.

1. Bersungguh-sungguh dalam menjalankan semua bentuk ibadah pada hari-hari bulan Ramdhan, dengan menjauhkan diri dari semua bentuk dosa dan maksiat. Bagi yang sudah berkeluarga hendaknya mengikut sertakan keluarga dalam ibadah ini.

2. Melakukan I’tkap semampuh dan sekuatnya. Seperti yang dilakukan Rasulullah saw.

3. Menghidupkan malam degan Qiyamullail, dzikir dan tilawah al-Qur’an.

4. Bershadaqah dan berbagi rizki.

5. Memperbanyak do’a memohon ampunan dan keselamatan dari Allah swt. Dengan bacaan:

اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني

Sebagaimana yang diajarkan Rasulullah kepada Siti ‘Aisyah ra. (seperti hadist yang diriwayatkan : Imam Ahmad, Tirmidzi, Ibnu majah)

F.         Tanda-tanda Lailatul Qadar

Malam Lailatul Qadar hanya diketahui setelah terjadi. Tanda-tandanya diketahui setelah malam lewat, seperti yang diriwayatkan Abdullah bin Mas’ud dalam Sahih Muslim bahwa Rasulullah s.a.w. menyebutkan di antara tanda-tandanya adalah:

وَأَمَارَتُهَا أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فِي صَبِيحَةِ يَوْمِهَا بَيْضَاءَ لَا شُعَاعَ لَهَا

“Tanda-tandanya adalah matahari terbit pada paginya putih tak bersinar menyengat”

Penutup :

Malam lailatul Qodar merupakan salah satu bonus akhirat yang diberikan Allah swt kepada umat Nabi Muhammad saw di bulan Ramadhan. Adalah pada 10 hari pertama Allah swt menurunkan Rahmat-Nya, pada 10 hari kedua diturunkannya maghfirah. Lalu di 10 hari terakhir diturunkannya pembebasan dari api neraka.  Ditambah turunnya Lailatul Qodar pada hari-hari ganjil di 10 hari terakhir, malam dimana pahala amal kebajikan yang dilakukan hamba yang beriman dilipatgandakan. Maka lengkap sudah bonus yang Allah swt berikan kepada Umat nabi Muhammad saw ini. Tinggal kita berusaha untuk mendapatkan sebanyak yang kita bisa.

Satu hal yang perlu dicatat bahwa bonus-bonus akhirat ini tidak diundi, dan tidak diperuntukkan bagi golongan, suku, dan ras tertentu, sehingga setiap orang berhak mendapatkannya, sesuai dengan usahanya masing-masing.

Cinta

Cinta adalah keabadian …
dan kenangan adalah hal terindah
yang pernah dimiliki
‘pabila cinta memanggilmu …
ikutilah dia walau jalannya berliku-liku…
Dan, pabila sayapnya merangkulmu…
pasrahlah serta menyerah,
walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu
Memberikan seluruh cintamu kepada seseorang bukanlah jaminan dia akan membalas cintamu,
jangan mengharapkan balasan cinta,
tunggulah sampai cinta berkembang dihatinya, tetapi jika tidak,
berbahagialah karena cinta tumbuh dihatimu …

“Menyesal”

dari Resa Herlambang

semula ku tak yakin
kau lakukan ini padaku
meski di hati merasa
kau berubah saat kau mengenal dia

reff:
bila cinta tak lagi untukku
bila hati tak lagi padaku
mengapa harus dia yang merebut dirimu

bila aku tak baik untukmu
dan bila dia bahagia dirimu
aku kan pergi meski hati tak akan rela

* terkadang ku menyesal
mengapa ku kenalkan dia padamu

repeat reff [2x]
repeat *

Marhaban Ya Ramadhan

Jangan Pernah Digantung seperti Melly, Akhirnya Pudar seperti Rossa …

Carilah Cinta Sejati seperti Ari Lasso,
Hingga Jadi Kenangan Terindah seperti Samson …

Bila Kamu Ga Mau Dijadikan Yang Kedua seperti Astrid,
Kamu Harus Jujur dan Tulus seperti Ungu …

Janganlah Kamu Selingkuh seperti Kangen Band,
Nanti Kamu Ketahuan oleh Matta Band …

Jika Hati Sejernih Air, Jangan Biarkan Ia Keruh …
Jika Hati Seputih Awan, Jangan Biarkan Ia Mendung …
Jika Hati Seindah Bulan, Hiasilah Dengan Iman …

Kini Ramadhan akan tiba
Dengan Kerendahan Hati
Maafkanlah Segala Kesalahan
Marhaban Ya Ramadhan …
Allahuma Bariklana Fi-Sya’ban Wa Ballighna Ramadhan …

PANTUN – 1

Pantun Berkenalan

Jenis pantun ini berupa kehendak untuk berkenalan atau seseorang yang belum berkenalan tetapi hanya mengagumi dari kejauhan.

Berlari-lari ke dalam kebun
Dalam kebun adalah parak
Bernyanyi serupa pantun
Dalam pantun ada kehendak

Pohon beringin tengah negeri
Buah beribu di tangkainya
Ingin di bunga sunting nabi
Bolehkan kami memetiknya?

Suji-suji daun delima
Disuji anak sungai Bantan
Kalau sudi minta terima
Diharap jangan tuan lupakan

Patahlah sayap kembang Lelan
Patah ditimpa selaranya
Payahlah mata memandang bulan
Bulan pabila akan jatuhnya?

Darimana hendak kemana
Dari Jepang ke Bandar Cina
Kalau boleh kami bertanya
Bunga yang kembang siapa punya?

Dari Jepang ke Bandar Cina
Singgah berlabuh di Singapura
Bunga yang kembang siapa punya
Kami beringin memetiknya

Mahal harganya kain batik
Dipakai selendang ke kuala
Jika bunga boleh dipetik
Dipersunting dijunjung di kepala

Air ditanam betung tumbuh
Diparang anak si gumanti
Kalau hati sama sungguh
Kering lautan kita nanti

Beringin di kampung pulau
Pautan ayam tedung gombak
Hati ingin memandang pulau
Biduk ada pengayuh tidak

Melenguh lembu di gunung
Lenguhannya sampai ke balai
Maksud hati memeluk gunung
Apa daya tangan tak sampai

Keladi air tumbuh di air
Minyak bijan di dalam cawan
Matahari sudahlah lahir
Bulan masih disaput awan

Datu perdana dengan penggawa
Menghadap baginda di hadapan puri
Patutlah tuan timbangan jiwa
Tempat kakanda menyimpan jiwa

Menghadap baginda di hadapan puri
Puri berdekat dengan balai
Tempat kakanda menyimpan diri
Di hati tidak dapat dinilai

Puri berdekat dengan balai
Singgasana berdinding kaca
Dihati tidak dapat dinilai
Bulan purnama terang cuaca

Singgasana berdinding kaca
Kaca biru buatan Cina
Bulan purnama terang cuaca
Sangat merayu dagang yang hina

Teruntum sedang berbunga
Retak buluh sampaian kain
Kalau untung tuan yang punya
Masakan lepas pada yang lain

Tetak buluh sampaian kain
Kain cela tepi bersuji
Masakan lepas pada yang lain
Jika sudah disitu janji

Kain cela tepi bersuji
Lalu sampaikan atas galah
jika sudah disitu janji
hajatpun lalu disampaikan Allah

PERPISAHAN – 4

Bila kau harus pergi jauh dan takkan kembali
Aku mengerti dengan semua yang terjadi
Pastikan saja langkahmu agar tetap berarti
Sehangat pelukanmu di waktu hujan

Saat kau lambaikan tangan padaku
Kulihat wajahmu tampak tenang
Dan kau berbisik
?Inilah waktu yang tepat untuk kita berpisah?

PERPISAHAN – 3

Ingin kucoba tuk tersenyum
Mengucap selamat berbahagia
Bukan tak rela namun tak mampu
Tak lagi berharap namun masih ada

Sejumput kenangan ini, takkan
begitu saja hilang
meski kau takkan lagi pernah datang
membawakanku seutas senyuman

indah…
juga lara…
sedih…
tapi mengerti…

Semoga detik demi detik, terus pergi
Membawakanku lagi seutas mimpi
Taman hati tuk kunaungi
bercerita, berbagi dan menghapus memori

asa…
juga realita
cinta…
juga duka

PERPISAHAN

Biarkan masa lalu lepas
Untaian waktu tak lagi kembali
Doa saja tinggal kini
Insafi hati akan Jalan-Nya

Asa dan pilu kian padu
Nodai hati hadirkan duka
Teringat tiada pergi tanpa kenangan
Oh perpisahan hantui setiap insan

Dari relung hati terbersit
Untuk hidup begitu hanyut itu
Andai segala daya kumiliki
Aku ingin hidup lebih berarti

« Newer Posts - Tulisan Sebelumnya »