Aku adalah aku.
Aku adalah seorang gadis yang selalu terluka hatinya.
Sejak aku mengenal arti cinta dan sayang, meskipun sebenarnya aku belum begitu memahami apa arti cinta dan sayang itu, aku mulai memiliki perasaan sayang dan cinta terhadap seseorang. Seseorang itu bagi aku adalah seorang yang baik dan penyayang. Hingga suatu saat aku jatuh cinta padanya. Entah apa yang terjadi hingga aku bisa jatuh cinta dan jatuh ke dalam pelukannya. Perhatian yang diberikannya membuat aku merasa bersemangat dalam hidup aku. Hidup aku merasa indah dan nyaman dikala aku bersamanya. Hari hari aku terasa begitu bahagia dan setiap langkah hidup yang aku jalani semakin terasa ringan. Semua beban hidup yang aku hadapi, suka duka aku juga merupakan suka duka bagi hidupnya.
Oh …. betapa semangatnya hidup aku dan kesendirian aku pun berakhir.
Seiring jalannya waktu yang aku lalui bersamanya. Tidak terasa jalinan cinta ini pun berjalan dengan lancar tanpa ada halangan. Tapi tiba-tiba setelah beberapa bulan berjalan, kecurigaan pun aku rasakan. Aku merasa kalau kekasih ku menjalin hubungan juga dengan perempuan lain. Aku memang tak tahu apakah itu benar atau tidak. Akan tetapi, perasaan itu sangatlah kuat. Akhirnya aku selidiki sendiri tentang kebenarannya. Dan akhirnya aku mendapatkan jawabanya. Ternyata memang benar bahwa kekasih ku menjalin hubungan dengan perempuan lain dan yang buat aku terkejut lagi bahwa perempuan itu adalah sahabat aku sendiri, perempuan itu adalah seseorang yang sudah aku anggap seperti adik aku sendiri. Aku benar- benar tak menyangka mereka main dibelakang aku. Mengapa mereka tega melakukan seperti itu terhadap diri aku? Apa salah aku hingga aku dikhianati oleh sahabat aku dan kekasih yang aku sayangi dengan sepenuh hati aku?
Setelah aku tahu bahwa mereka ternyata jalin hubungan, akhirnya aku putuskan untuk tinggalkan kekasih aku. Dan aku putuskan untuk akhiri persahabatanku juga. Kebahagiaan yang baru saja aku dapatkan dikala aku sedang goyah dalam hidup aku, tiba-tiba saja semua pudar dan aku kembali dalam kesendirian ku.
Sepi … sendiri … tanpa lagi ada kebahagiaan yang aku bisa rasakan. Sanggupkah aku berdiri untuk jalani hidup ini. Hidup yang penuh dengan halangan, rintangan dan cobaan yang begitu berat dan bahkan akan membuat aku patah semangat ‘tuk jalani hidup nyata ini.
(to be continue ….)
by iThA